Tugas makalah etika dan fungsi-funsi organisasi perusahaan
Etika dan Fungsi-Fungsi Organisasi
Perusahaan

Di susun oleh :
Fanny Eka Anggraeni
(01221075)
UNIVERSITAS NAROTAMA
SURABAYA
Jl. Arief Rachman Hakim
No.51 Surabaya
Phone : 031-5946404-
5995578, fax. 031- 5931213
KATA PENGANTAR
Puji syukur
kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan hidayah-Nya, kami dapat
menyelesaikan tugas makalah yang berjudul "Etika dan Fungsi-Fungsi
Organisasi Perusahaan " dengan tepat waktu.
Makalah ini
disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Etika Bisnis. Selain itu, makalah ini
bertujuan menambah wawasan tentang etika dan fungsi-fungsi organisasi
perusahaan bagi para pembaca dan juga bagi penulis.
Penulis mengucapkan
terimakasih kepada Hj. I.G.A.Aju Nitya Dharmani selaku pengajar Mata Kuliah
Etika Bisnis yang telah memberi tugas dan materi tentang etika dan
fungsi-fungsi organisasi perusahaan, penulis juga mengucapkan terimakasih
kepada seluruh tim penyusun yang telah membantu dalam proses penyusunan makalah
ini.
Penulis menyadari
makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh sebab itu, saran dan kritik yang
membangun diharapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Surabaya, 12
November 2021
Penulis
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR …………………………………………………………
i
DAFTAR ISI …………………………………………………………………..
ii
BAB I PENDAHULUAN …………………………………………………......
1
1.1 Latar
Belakang …………………………………………………....... 1
1.2 Rumusan
Masalah ………………………………………………...... 1
1.3 Tujuan
Penulisan …………………………………………………… 2
1.4 Manfaat
Penulisan ………………………………………………….. 2
BAB II PEMBAHASAN ………………………………………………………
3
2.1 Pengertian Etika Bisnis …………………………………………….. 3
2.2 Prinsip-Prinsip Etika Bisnis ………………………………………... 3
2.3 Etika Dalam Lingkungan Bisnis …………………………………… 4
2.4 Tujuan Etika Bisnis ……………………………………………….... 5
2.5 Fungsi-Fungsi Etika Bisnis ………………………………………… 6
BAB III PENUTUP ……………………………………………………………
7
3.1 Simpulan ………………………………………………………….... 7
3.2 saran ………………………………………………………………... 7
ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sebagian besar orang beranggapan bahwa
dalam menjalankan bisnis seorang pebisnis tidak perlu mengindahkan
aturan-aturan, norma-norma serta nilai moral yang berlaku
dalam bisnis karena bisnis merupakan suatu
persaingan, sehingga pelaku bisnisharus memfokuskan diri untuk
berusaha dengan berbagai macam cara dan upaya agar bisa menang dalam
persaingan bisnis yang ketat.
Dalam bisnis terdapat aturan yang penuh
dengan persaingan dan tentunya aturan-aturan tersebut berbeda dengan aturan
moral dan sosial yang biasa diterapkandalam kehidupan sehari-hari. Seorang
pebisnis yang ingin mematuhi atau menerapkan aturan moral atau etika akan
berada pada posisi yang tidak menguntungkan.
Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar karena ternyata beberapa perusahaan dapat berhasil karena memegang teguh kode etis dan komitmen moraltertentu.
Bisnis merupakan aktivitas yang penting dari masyarakat, sehingga norma
dannilai moral yang dianggap baik dan berlaku di masyarakat dibawa dan
diterapkan kedalam kegiatan bisnis.
Sebuah perusahaan yang unggul sebaiknya
tidak hanya tergantung pada kinerjayang baik, pengaturan manejerial dan
financial yang baik , keunggulan teknologi yangdimiliki, sarana dan prasarana
yang dimiliki melainkan juga harus didasari dengan etisdan etos bisnis yang
baik. Dengan memperhatikan etos dan etis bisnis yang baik makakepercayaan
konsumen terhadap perusahaan tetap terjaga. Hal ini tentunya
membantu perusahaan dalam menciptakan citra bisnis yang baik dan etis.
1.2 Rumusan Masalah
Berikut
Rumusan masalah yang akan dikajikan dalam makalah ini:
1. Apakah
pengertian dari etika bisnis?
2. Apa
saja prinsip-prinsip etika bisnis?
3. Bagaimanakah
etika dalam lingkungan bisnis?
4. Sebutkan
Tujuan Etika Bisnis?
5. Apa
saja fungsi etika bisnis?
1
1.3 Tujuan Penulisan
1. Etika bisnis bertujuan untuk
menghimbau pelaku bisnis agar menjalankan bisnisnya secara baik.
2. Untuk menyadarkan masyarakat
khususnya konsumen, buruh atau karyawan dan masyarakat luas akan hak dan
kepentingan mereka yang tidak boleh dilanggar oleh praktek bisnis siapapun.
3. Etika bisnis juga berbicara mengenai
sistem ekonomi yang sangat menentukan etis tidaknya suatu praktek bisnis.
1.4. Manfaat Penulisan
1. Bagi Penulis:
Dapat
membantu penulis memperdalam materi yang diajarkan selama perkuliahan.
2. Bagi Pembaca:
Penulisan ini bisa dijadikan
salah satu acuan bagi penulis lain yang ingin melakukan penelitian sejenis.
2
BAB II PEMBAHASAN
3.1
Etika
Bisnis
Etika bisnis menjadi poin penting bagi setiap pelaku usaha
dalam menjalankan bisnis. Oleh karena itu, pentingnya kamu mengetahui
pengertian etika bisnis dari sejumlah ahli. Yaitu:
1. Menurut Bertens (2000), Menurut Bertens, etika bisnis itu lebih luas dari
pada ketentuan yang diatur oleh undang-undang. Bahkan etika bisnis merupakan
standar yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan standar minimum ketentuan
hukum. Karena dalam kegiatan atau kegiatan bisnis kita sering kali menemukan
grey area yang tidak diatur oleh ketentuan hukum.
2. Menurut Hill dan Jones, Menurut Hill dan Jones, Pengertian Etika Bisnis
merupakan ajaran dalam membedakan antara benar dan salah dalam memberikan bekal
kepada setiap pimpinan perusahaan ketika mempertimbangkan pengambilan keputusan
strategis terkait dengan masalah moral yang kompleks.
3. Menurut Sumarni (1998: 21), Pengertian etika bisnis terkait dengan masalah
menilai aktivitas dan perilaku bisnis yang mengacu pada kebenaran atau
kejujuran dalam berbisnis.
4. Menurut Sim, Hal ini terkait dengan kepemimpinan yang efektif dalam suatu
organisasi.
5. Menurut Velasques, Menurut Velasques, Pengertian Etika Bisnis merupakan
kajian yang bertumpu pada akhlak yang benar dan salah.
6. Menurut Business & Society-Ethics dan Stakeholder Management, Etika
Bisnis adalah disiplin yang berkaitan dengan baik buruknya suatu tugas dan
kewajiban moral dalam konteks bisnis.
7. Menurut Steade et al: Menurut Steade dkk, Etika Bisnis adalah standar etika
yang terkait dengan tujuan dan cara pengambilan keputusan bisnis.
3.2 Prinsip-Prinsip
Etika Bisnis
1. Prinsip Otonomi
Saat
seseorang ataupun perusahaan mampu memenuhi prinsip ini, maka kehidupan
bisnisnya menjadi lebih hidup. Prinsip ini dapat menentukkan dan mengetahui
sikap dan kemampuan manusia dalam mengambil keputusan dan bertindak sesuai
dengan kesadarannya sendiri.
2. Prinsip Kejujuran
Sejatinya kejujuran amat sangat dijunjung tinggi dalam setiap aspek
kehidupan. Kejujuran dalam berbisnis dapat dikategorikan sebagai syarat-syarat
dalam pemenuhan perjanjian antar sesama pengelola bisnis maupun semua yang
terlibat didalamnya.
3
3. Prinsip Keadilan
Dari
prinsip ini semua pelaku usaha diwajibkan untuk berlaku adil terhadap hak-hak
pribadi yang dimiliki oleh setiap orang. Prinsip keadilan ini tidak hanya
berlaku dalam ruang eksternal saja, namun juga harus berlaku dan wajib dipenuhi
bagi setiap anggota tubuh internal perusahaan. Keadilan dalam berbisnis dapat
dicapai bila negara memperlakukan semua pelaku bisnis secara setara tanpa
adanya asas perbedaan kasta maupun jenis dari bisnis yang dilakoni. Selain itu,
ada juga keadilan yang berlaku di perusahaan. Pemilik perusahaan dituntut untuk
berlaku adil terhadap semua karyawan tanpa membedakan status atau tingkatan
pekerjaan yang dilakukan.
4. Prinsip Saling Menguntungkan
Pada dasarnya, seseorang melakukan kegiatan bisnis untuk mencari keuntungan
semaksimal mungkin, disamping kita pun harus memenuhi dan menyediakan barang
dan jasa bagi para konsumen. Namun di era ini, banyak sekali generasi muda yang
sukses di bidang ini. Kemudian setelah itu, bisnis merupakan usaha yang dapat
dikatakan sangat menguntungkan bagi para pelaku bisnis. Dari capaian yang luar
biasa ini, generasi muda kini berbondong-bondong melakukan inovasi serta kreasi
dalam meramaikan dunia perbisnisan Indonesia.
5. Prinsip Integritas Moral
Dalam tahap ini para pelaku bisnis, haruslah memiliki kesadaran yang telah
menjadi tuntutan dalam diri pelaku bisnis. Hal ini dikatakan sebagai tahapan
mendasar dan wajib dimiliki oleh setiap orang yang berkecimpung di dunia ini. Kesadaran
untuk berbuat adil dan memenuhi setiap prinsip dalam bisnis, merupakan dasar
dari etika dalam berbisnis.
3.3 Etika Dalam Lingkungan Bisnis
1. Jujur
Jujur adalah salah satu nilai paling dasar yang
harus dimiliki dalam berbisnis, jika Anda sampai ketahuan dalam menjalankan
bisnis tidak jujur maka reputasi bisnis Anda akan hancur dalam waktu yang
singkat. Dan perlu diketahui untuk mengembalikan sebuah kepercayaan dalam
bisnis itu sangat sulit serta membutuhkan waktu yang lama. Oleh sebab itu
selalu berperilaku jujur kepada siapa saja, karena manfaat perilaku jujur
sangat besar sekali manfaatnya, termasuk untuk bisnis.
2. Bersikap
dewasa
Anda perlu menjauhkan sikap kekanak-kanakan dan
tidak mengedepankan ego diri sendiri. Anda harus berfikir panjang karena bisnis
yang baik adalah bisnis yang bisa berkembang secara terus menerus.
3.
Bertingkah laku baik
Bertingkah laku menjadi salah satu etika yang paling
diperhatikan, soalnya ini yang paling terlihat dalam berinteraksi dengan rekan
bisnis Anda. Bersikaplah baik kepada semua orang yang Anda temui dan jagalah
sikap baik tersebut secara konsisten.
4.
Menggunakan pakaian rapi
Pakaian menjadi salah sau etika dalam berbisnis yang
paling bisa dilihat mata. Jangan menggunakan pakaian yang kusut, kaos atau yang
menggunakan warna yang mencolok. Kalau bisa ditambah dengan parfum agar saat
ketemu orang lain bisa nyaman terhindar dari yang namanya bau yang kurang enak.
4
5. Menyebutkan nama
Menyebutkan nama menjadi salah satu etika ketika
berkenalan dengan orang baru, tujuannya agar mereka ingat siapa nama kita.
Kalau Anda memiliki kartu nama itu menjadi poin plus.
6.
Menggunakan bahasa yang baik
Dalam pemilihan bahasa juga perlu diperhatikan,
hindari menggunakan bahasa yang kasar, mengandung unsur sara, dan
obrolan-obrolan yang bersifat pribadi. Bagi Anda yang belum terlalu kenal juga
jangan langsung mengajak bercanda, karena Anda belum tahu tentang karakternya
seperti apa.
7. Bersikap
sopan
Agar mendapatkan kesan yang baik kepada rekan bisnis
Anda, usahakan bersikap sopan dan santun. Kesan pertama ini nantinya akan
selalu diingat oleh rekan bisnis Anda, jika pertama sudah jelek maka
kelanjutannya tidak akan baik.
8. Berdiri
saat berkenalan
Nah kalau ini masih ada hubungannya dengan
menyebutkan nama tadi. Etika dalam berkenalan usahakan berdiri sambil berjabat
tangan dan menatap wajah rekan kenalan Anda.
9. Selalu
mengucapkan terma kasih
Jangan lupa untuk selalu berucap terima
kasih, ini menjadi salah satu apresiasi kepada orang lain. Selain ucapan jika
memungkinkan Anda bisa memberikan sesuatu kepada orang lain.
10. Tuan
rumah yang membayar
Jika Anda ketemu diluar dan sebagai tuan rumah, Anda
perlu sadar bahwa Anda adalah yang bertanggung jawab penuh untuk membayar. Ini
termasuk contoh penerapan etika bisnis dalam perusahaan yang nyata, jangan sampai
terjadi pelanggaran etika bisnis yang mengakibatkan rekan bisnis Anda pergi.
Nah demikianlah sedikit rangkuman mengenai etika bisnis. Jangan lupa
untuk memudahkan bisnis Anda ditemukan di internet gunakanlah website. Gunakan Cloud Hosting Indonesia dari Qwords yang menjadikan bisnis Anda semakin dipercaya oleh
pelanggan.
3.4 Tujuan Etika Bisnis
Etika
bisnis bertujuan untuk memberikan dorongan bagi kesadaran moral dan memberikan
batasan bagi para pengusaha atau pebisnis untuk dapat menjalankan bisnis secara
jujur dan adil serta menjauhi bisnis penipuan yang merugikan banyak orang
atau pihak yang memiliki keterikatan. Selain itu, etika bisnis mempunyai tujuan
agar bisnis dapat dijalankan dan dicetuskan seadil-adilnya dan sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang telah disepakati.
5
3.5 Fungsi-Fungsi Etika Bisnis
1. Memiliki Citra Baik di Mata
Pelanggan
Citra atau gambaran yang baik mengenai hasil
hubungan perusahaan dengan pelanggan akan melekat pada perusahaan sebagai
prestasi.
Prestasi ini akan dikenal oleh
masyarakat umum dan calon pelanggan lainnya sebagai pertimbangan yang
menguntungkan. Manfaat dari etika bisnis salah satunya adalah untuk memperbaiki
citra perusahaan ini. Oleh karena itu,
perusahaan yang menerapkan etika bisnis umumnya akan memiliki citra yang terus
membaik dan pelanggan yang terus bertambah. Perusahaan pun kemudian dapat
berkembang dan mencapai target dengan sukses.
2. Perusahaan Menjadi Tepercaya
Perusahaan yang menerapkan etika bisnis
akan mendapatkan manfaat berupa kepercayaan dari pelanggannya. Manfaat dari etika bisnis akan menunjukkan perusahaan
memiliki kejujuran dan tidak akan membohongi pelanggan. Kepercayaan pelanggan
pada perusahaan pun menjadi semakin meningkat karena perusahaan dinilai sangat loyal
dalam melakukan bisnis dengan pelanggan. Lebih
lanjut, pelanggan pun akan merekomendasikan hasil bisnis dengan perusahaan yang
baik kepada orang lain agar juga memercayakan kebutuhannya pada perusahaan
Anda.
3. Memaksimalkan Keuntungan
Pelanggan yang percaya pada kinerja
perusahaan kemudian akan menghasilkan keuntungan yang lebih maksimal. Hal ini
disebabkan perusahaan telah menerapkan etika bisnis dan pelanggan telah menaruh
kepercayaan penuh pada kinerja perusahaan. Masalah-masalah
yang umumnya menyebabkan keuangan menjadi terpakai untuk penyelesaian masalah
dapat teratasi, keuntungan pun menjadi lebih maksimal untuk didapatkan.
4. Memerhatikan Kepentingan Bersama
Terlaksananya etika bisnis dalam
perusahaan akan menyebabkan kepentingan bersama lebih didahulukan dari pada
kepentingan individu atau golongan. Hal ini adalah salah satu manfaat dari etika
bisnis yang paling besar, yang mungkin tidak akan pernah dimiliki suatu
perusahaan jika tidak menerapkan etika bisnis secara permanen. Kepentingan individu atau golongan tertentu dalam suatu
perusahaan seringkali menjadi fokus utama, hal ini merupakan kebiasaan buruk
yang harusnya ditinggalkan karena perusahaan bukan hanya berjalan untuk
memenuhi keinginan dari petingginya tetapi juga kebutuhan seluruh karyawannya. Oleh karena itu, terapkanlah etika bisnis dan bangunlah
perusahaan yang lebih memerhatikan kepentingan bersama dibandingkan kepentingan
individu.
5. Menjunjung Nilai Moral
Etika bisnis tentu erat kaitannya dengan
nilai moral yang melandasi agar suatu etika dapat terlaksana. Terciptanya
perilaku yang menjunjung nilai moral oleh karyawan dalam perusahaan tentu
merupakan keunggulan yang sangat baik untuk perusahaan itu sendiri. Karyawan dapat menjadi lebih akrab satu sama lain dan
lebih sopan santun dalam bertutur kata serta bercengkerama. Nilai moral
tersebut akan membuat perusahaan menjadi lebih unggul.
6
BAB
III PENUTUP
3.1 Simpulan
Ada beberapa kesimpulan yang dapat diajukan disini untuk
menunjukkan bahwa justru demi memperoleh keuntungan etika sangat dibutuhkan,
sangat relevan, dan mempunyai tempat yang sangat strategis dalam bisnis dewasa
ini. Karena memperoleh keuntugan dari etika menjadikan penentu persusahaan
tersebut untuk bertahan atau tidaknya. Meraup keuntungan dari hasil yang tidak
menerapkan etika bisnis dalam perusahaan dan tidak adanya kejujuran dari para
pegawai perusahaan tersebut menjadi faktor penyebab terjadinya ke pailitan atau
kebangkrutan perusahaan tersebut karena tidak menerapkan etika didalam bisnis.
Dengan kata lain, bisnis memang punya etika dan karena
itu etika bisnis memamng relevan untuk dibicarakan. Mengenai keterkaitan antara
tujuan bisnis dan mencari keuntungan dan etika memperlihatkan bahwa dalam
ikilim bisnis yang terbuka dan bebas, perusahaan yang memperhatikan hak dan
kepentingan semua pihak yang terkait dengan bisnisnya, akan berhasil dan
bertahan dalam kegiatan bisnisnya.
3.3 Saran
Perlu adanya sadar diri di dalam hati para pegawai di dalam
perusahaan yang ingin menerapkan etika di dalam bisnis agar tidak adanya
kecurangan atau kebohongan yang terjadi pada perusahaan itu nantinya dan perlu
di terapkannya sanksi atau hukuman yang berat apabila ada salah satu pegawai
yang melanggarnya, sehingga etika di dalam bisnis pun dapat berjalan dengan
baik dan lencer di perusahaan tersebut.
Komentar
Posting Komentar